Jeep Agility Off Road Competition Indonesia

Off Road Circuit Eco Park, Mega Mendung, Bogor
Jeep Agility Off Road Competition Indonesia - Untuk pertama kalinya di Indonesia, ajang olahraga otomotif Jeep Agility Off Road Competition diselenggarakan yang merupakan kerjasama PT Garansindo Inter Global (Garansindo) dengan Jeep Station Indonesia (JSI) di Off Road Circuit Eco Park, Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat. Seri pertama dari kompetisi ini berlangsung dari tanggal 25 – 26 April 2015 dan diikuti oleh 57 peserta dari seluruh Indonesia. 

Garansindo selaku Authorized General Distributor brand Jeep di Indonesia telah lama mendukung berbagai macam kegiatan sport otomotif, seperti Indonesia Off-road eXpedition 2013 dan 2014, hingga Speed-Offroad. Melihat animo penggemar olahraga serta otomotif yang terus meningkat, mendorong Garansindo untuk mengadakan sendiri ajang olahraga otomotif di Indonesia.

Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer, PT Garansindo Inter Global mengatakan “Kerjasama Garansindo bersama dengan JSI bertujuan untuk menunjang kegiatan off road di Indonesia serta mengangkat potensi bangsa dalam motorsport serta memberikan semangat kepada off-roader lainnya untuk terus mendukung olahraga otomotif di Indonesia.”

Jeep Agility Off Road Competition memiliki lima seri yang akan diselenggerakan pada bulan April, Juni, Agustus, Oktober dan penutupan pada bulan December. Sebanyak 57 peserta turut berpartisipasi. Kompetisi yang mengutamakan ketangkasan dalam mengemudikan mobil di medan off-road memiliki keunikan dalam pencatatan waktu, dimana peserta akan dikenakan penalti apabila melakukan finish terlalu cepat ataupun terlalu lama.

“Kami selaku partner dari Garansindo dalam ajang Jeep Agility Off Road Competition, turut berbangga terhadap event ini yang memiliki keunikan dalam pencatatan waktu serta berbagai macam rintangan yang disuguhkan. Sehingga para partisipan harus memiliki skill mengemudi yang baik dan lincah,” ujar Jerry Hermawan Lo, selaku Chairman dari JHL Auto dan Jeep Station Indonesia.

Beberapa rintangan yang dilewati antara lain adalah, bebatuan, lumpur, tangga hingga kondisi permukaan yang memaksimalkan artikulasi roda serta derajat kemiringan yang ekstrim. Untuk dapat melalui rintangan tersebut dibutuhkan skill serta keberanian yang tinggi serta kendaraan 4×4 yang mumpuni.